Showing posts with label education. Show all posts

Student Paln

Saturday, 12 September 2015
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
BAB 1
Disripsi Diri
Nama saya Yongki Aji Kurniawan, tapi lebih akrap di panggil Yongki. Saya lahir dari pasangan ibu Darini Dwi Astutik dan ayah Widiantoro, pada hari minggu pahing, tepatnya tanggal 1 Juni 1997, di kabupaten Jember, lebih tepat di sebuah desa di kecamatan Gumukmas yaitu desa Karngrejo, tetapi dulu ketika saya lahir, desa itu masih menjadi satu kawasan dengan desa Bagorejo.
Saya lahir dari keluarga sederhana, pendidikan dilingkungan saya kala itu masih sedikit tertinggal, namun itu semua tidak menurunkan niat saya untuk bersekolah. Saya ingin merubah nasip keluarga agar menjadi jauh lebih baik lagi. Saya juga ingin menunjukkan kepada warga kampung kalau saya anak kelahiran asli dari kampung itu bisa sekolah setinggi-tingginya.
Akhirnya saya bisa bersekolah. Awal saya sekolah yaitu di SD Negeri Karangrejo 02 Gumukmas. Di SD prestasi saya lumayan baik. Bahkan sempat mewakili sekolah dalam beberapa perlombaan/olimpiade di desa, kecamatan, maupun kabupaten. Saya juga pernah mewakili kecamatan Gumukmas dalam perlombaan PMR SD se-Kebupaten Jember yang bertempat di SMP Negeri 1 Silo, tahun 2008.
Saya sekolah SMP di SMP Negeri 1 Gumukmas. Prestasi di SMP sedikit menurun, namun dalam hal olahraga, prestasi saya cukup meningkat. Sekolah SMA di SMA Negeri 1 Kencong, salah satu sekolah di desa yang bertaraf Internasional, yang berada di sebelah barat daya kota Jember. Prestasi saya di SMA mulai kelihatan ketika mulai penjurusan yaitu waktu kelas 11. Selain prestasi akademik, prestasi olahraga juga saya raih di bangku SMA. Saya juga merupakan pengurus OSIS di SMA yang mengurus tentang kebugaran jasmani dan olahraga.
BAB 2
Motivasi Memilih Proram Studi
Motivasi saya dalam memilih program studi Manajemen di Universitas Jember yaitu saya ingin sukses dimasa dewasa nanti. Cita-cita saya memang ingin menjadi pengusaha sukses, yang bisa mebuat bangga keluarga, dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. Saya percaya bersama program studi Manajemen Universitas Jember ini saya bisa sukses. Memilih program Manajemen ini bukanlah tanpa pertimbangan. Saya telah berdiskusi dengan keluarga dan juga telah melakukan sholat Istiqoroh, dan hasilnya saya masuk di fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen di Universitas Jember, yang merupakan program studi terbaik yang ada di Universitas Jember.
BAB 3
Rencana Pengembangan Potensi Diri
3.1 Visi dan Misi Hidup
Visi dan Misi saya dalam menjalani hidup ini yaitu :
Visi : Menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat yang bisa bermanfaat bagi keluarga,agama,lingkungan,bangsa,negara,masyarakat dan bisa membahagiakan keluarga.
Untuk mencapai visi itu saya harus mempunyai misi, adapun misi saya adalah :
Misi : 1. Bertakwa kepada Alla SWT
2. Belajar lebih giat dalam segala hal mulai dari pendidikan, kedisiplinan, keagamaan,
kebersihan.
3. Patuh terhadap perintah orangtua.
4. Rela berkorban demi kepentingan bersama
3.2 Cita-cita
Cita-cita saya sewaktu kecil ingin menjadi seorang pendidik atau guru, namun setelah beranjak remaja cita-cita itu berubah karena sudah dalam beberapa kali pemikiran. Saat ini cita-cita saya yaitu menjadi pengusaha yang sukses, bisa berguna bagi keluarga, agama, lingkungan, bangsa, negara, dan orang lain, serta saya ingin membahagikan seluruh keluarga saya.
3.3 Rencana Peningkatan Prestasi Akademik
Target saya kuliah di Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Jember yaitu mencapai prestasi yang baik baik dari bidang akademik maupun bidang ekstrakurikuler. Harapan saya kuliah di Universitas Jember maksimal 4 tahun saya sudah menjadi sarjana. Untuk mencapai itu semua saya akan berusaha keras untuk membagi waktu saya, mana waktunya belajar, ibadah, dan main.
3.4 Rencana Pengembangan Soft Skill/Ekstrakurikuler
Di Fakultas Ekonomi Universitas Jember ini, saya ingin mengikuti beberapa organisasi kemahasiswaan, diantaranya yang berhubungan dengan olahraga. Saya memilih itu karena memang saat ini saya senang sekali dengan olahraga, terutama futsal dan basketball. Selain olahraga saya juga ingin mengikuti organisasi wiraswasta muda, dan pasar modal. Saya ingin mengetahui bagaimana menjadi wiraswasta atau pengusaha yang baik.
3.5 Rencana Kegiatan Kreatif Lainnya yang ingin di Kembangkan Selama Studi
Saya ingin mengembangkan skill saya dalam berolahraga, untuk menjaga kebugaran saya. Dan juga saya ingin mengembangkan prestasi saya di segala bidang selama studi di Universitas Jember.

Makalah Pemanfaatan Media Massa dalam Kehidupan Sehari-hari

Thursday, 25 December 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :

Makalah

Pemanfaatan Media Massa dalam Kehidupan Sehari-hari

 
 
 




Disusun Oleh:
                                                       1.    Tri Wahyu Hidayanti        (28)
                                                       2.    Wahidatul Aprilia N.        (29)
                                                       3.    Yongki Aji Kurniawan     (30)
                                                       4.    Elca Yuniartin                  (31)

XII IPS 3



PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 1 KENCONG
ISO 9001-2008
Jl.Kartini NO.8 Wonorejo-Kencong 68167 Telp. (0336) 321356
Website : smankencong.com email : sman1kencong@gmail.com


KATA PENGANTAR

Puji Syukur kita ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyusun makalah ini tanpa suatu halangan apapun.
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui pemanfaatan media massa dalam kehidupan sehari-hari.
Kami sebagai penyusun ingin  megucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu dalam penyelesaian makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari sempurna,oleh karena itu kami mengharap kritik dan sarannya yang bermanfaat bagi kami.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.




                                                                                                               Jember, 23 Desember 2014
                                                                                                                          Penyusun



        DAFTAR ISI


1.    Kata Pengantar……………………………………………………………......................i
2.    Daftar Isi………………………………………………………………..........................ii
3.    Lembar Pengesahan…………………………………………........................................iii
4.    Bab 1 Pendahuluan……………………………………………………………………...1
1.1    Latar Belakang………………………………...............................................................1
1.2    Rumusan Masalah………………………………………………………......................1
1.3    Tujuan Penelitian………………………………………………………………….......1
5.    Bab 2 Kerangka Teori…………………………………………………………………..2
6.    Bab 3 Pembahasan……………………………………………………………...............3
3.1 Pengertian Media Massa…………………………………………………………….......3
3.2 Macam-macam Media Massa Secara Umum……………………………………….......3
3.3 Pemanfaatan Media Massa dalam Kehidupan Sehari-hari …………………………......3
7.    Bab 4 Penutup…………………………………………………………………………..6
4.1 Kesimpulan………………………………………………………………………...........6
8.    Daftar Pustaka…………………………………………………………………………..7





LEMBAR PENGESAHAN

Makalah dengan judul Pemanfaatan Media Massa dalam Kehidupan Sehari-hari ini telah diterima dan di sahkan pada :
hari             :
tanggal       :
oleh            :




                                     






                                                                                                       Mengetahui,
        Guru Pembimbing                                                              Kepala Sekolah




Dra. SUHARTATIK                                                           Drs.ABDUL WAHID, M.Si
NIP. 196712312007612117                                                NIP.19560303 198403 1 009

                  

  

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang

Dalam kehidupan manusia sebagai suatu bangsa yang tidak ingin terbelakang dan ketinggalan oleh perkembangan zaman maka manusia membutuhkan suatu informasi.
Sehingga teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu bidang yang harus dipenuhi. Mengingat begitu pentingnya komunikasi maka dalam pasal 28 f UUD 1945 yang diamandemen disebutkan "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia". Dengan ketentuan ini menujukkan betapa pentingnya berkomunikasi dan memperoleh informasi tentu akan mengalami hambatan dalam usahanya.
Namun dalam memenuhi kebutuhan informasi, kita harus dapat menentukan skala prioritas kebutuhan, misalnya dengan mempertimbangkan untuk berlangganan surat kabar atau cukup meluangkan waktu untuk membaca suarat kabar haruskah kita membeli televisi jika ada kepentingan yang lain yang lebih penting. Dengan uraian tersebut kita dapat mengetahui betapa pentingnya media massa dalam kehidupan sehari-hari.

1.2 Rumusan Masalah
1.    Apakah yang dimaksud dengan media massa ?
2.    Apa sajakah macam-macam media massa secara umum ?
3.    Apakah pemanfaatan media massa dalam kehidupan sehari-hari ?

1.3 Tujuan Penelitian
1.    Mengetahui yang dimaksud dengan media massa
2.    Mengetahui  macam-macam media massa secara umum
3.    Mengetahui pemanfaatan media massa dalam kehidupan sehari-hari



BAB 2
KERANGKA TEORI

Media massa harus dapat memberikan manfaat yang baik bagi konsumennya. Pemberitaan dan penyiaran media massa harus sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa, memelihara keamanan dan ketentraman, menjaga persatuan dan keutuhan wilayah NKRI.  Untuk mendorong pertumbuhan media massa maka isi dan materi pemberitaan dan siaran pers dan media massa, sebaiknya mengandung hal-hal berikut antara lain:
1.    Mengandung informasi, pendidikan, hiburan, dan manfaat bagi pembentukan intelektualitas watak, moral bangsa, dan mengutamakan nilai-nilai agama dan budaya Indonesia.
2.    Bersifat netral dan tidak boleh mengutamakan kepentingan golongan tertentu.
3.    Tidak bersifat fitnah menghasut, menyesatkan atau bohong.
4.    Tidak menonjolkan unsur kekerasan, cabul, perjudian, penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.
5.    Tidak mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan,
6.    Tidak memperolokan, merendahkan , melecehkan, dan mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia indonesia dan merusak hubungan internasional.




BAB 3
PEMBAHASAN

3.1 Pengertian Media Massa
Media massa atau Pers adalah suatu istilah yang mulai digunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari, istilah ini sering disingkat menjadi media.
Masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa yang lebih tinggi daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi karena pilihan mereka yang terbatas. Masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi memiliki lebih banyak pilihan dan akses banyak media massa, termasuk bertanya langsung pada sumber atau ahli dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa tertentu.

3.2 Macam-macam Media Massa Secara Umum

Media massa secara umum dikelompokkan menjadi tiga yaitu:
a.    Media audio, yaitu media komunikasi yang dapat didengar atau ditangkap oleh indra telinga. Misalnya radio dan telepon
b.    Media visual, yaitu media komunikasi yang dapat dibaca atau ditangkap oleh indra mata. Misalnya surat kabar, buletin dll.
c.    Media audio visual, yaitu media komnunikasi yang dapat dibaca dan didengar. Misalnya televisi.
Dalam Undang-undang No. 40 tahun 1999  pasal 3 tentang pers disebutkan diantaranya bahwa pers nasional berfungsi  sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial dan dapat juga sebagai lembaga ekonomi.

3.3 Pemanfaatan Media Massa dalam Kehidupan Sehari-hari
Media masa baik elektronik maupun cetak merupakan alat yang sangat ampuh dalam mengubah atau mempengaruhi opini publik. Pemanfaatan media massa dalam kehidupan sehari-hari juga sejalain dengan tugas pers itu sendiri, yaitu :
1.    Sebagai pembuka ruang pembicaraan system politik untuk mendebatkan berbagai masalah kemasyarakatan.
2.    Sebagai pencerah pengetahuan masyarakat.
3.    Untuk melindungi hak rakyat, sebab media massa bertugas sebagai (watchdog) atau penjaga yang mengawasi pemerintah. Melalui pers rakyat dapat menyampaikan opininya kepada pemerintah.
4.    Untuk memberdayakan ekonomi nasional, media massa sebagai sarana promosi usaha.
5.    Sebagai sarana hiburan: dengan membaca/melihat informasi media massa, terutama dalam beberapa jenis tayangan tertentu (infotainment, hiburan).kita bisa menjadi rileks dan terhibur.
6.    Sebagai sarana sosialisasi: media dapat digunakan untuk menyebarkan ide, kebijakan dan aturan-aturan baru yang ada di masyarakat. Dengan mengkonsumsi informasi media massa secara tidak langsung, kita terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang terjadi di masyarakat.
7.    Sebagai sarana pendidikan: media massa memberikan informasi yang membantu kita mendapatkan pengetahuan lebih.

Media massa sudah menjadi satu institusi sosial yang penting dalam kehidupan kita. Dalam konteks media massa sebagai institusi sosial itu, tentu media massa membentuk dirinya sebagai salah satu organisasi yang hidup di tengah masyarakat.

Beberapa fungsi media massa bagi masyarakat, yaitu :
a.    Fungsi pengawasan (surveillance)
Fungsi ini terdiri dari  2 bentuk utama, yaitu pengawasan peringatan dan pengawasan instrumental. Media massa menjalankan fungsi pengawasan peringatan, jika menginformasikan tentang ancaman yang disebabkan oleh beberapa hal, misalnya bencana alam, serangan militer, inflasi dan krisis ekonomi. Fungsi pengawasan instrumental dari media massa jika informasi yang disampaikan memiliki kegunaan atau dapat membantu khalayak dalam kehidupan sehari-hari

b.    Fungsi penafsiran (interpretation)
Fungsi ini dijalankan jika media selain menyampaikan fakta dan data kepada khalayak, juga memberi penafsiran terhadap kejadian-kejadian penting. Media memilih dan memutuskan peristiwa-peristiwa mana yang layak dan yang tidak layak disajikan.

c.    Fungsi keterkaitan (linkage)
Media massa dapat menjadi alat pemersatu anggota masyarakat yang beragam sehingga membentuk pertalian berdasarkan kepentingan dan minat yang sama tentang sesuatu.

d.    Fungsi penyebaran nilai (transmission of values)
Fungsi ini disebut juga sosialisasi. Media massa memperlihatkan kepada khalayak tentang bagaimana seharusnya mereka bertindak dan apa yang diharapkan mereka.

e.    Fungsi hiburan (entertainment)
Fungsi hiburan selalu dijalankan oleh setiap media massa. Media yang sangat jelas menjalankan fungsi ini adalah televisi,  radio dan tabloid.

Selain fungsi-fungsi di atas, ada beberapa fungsi yang bersifat umum  lain dari media massa, yaitu fungsi informasi, pendidikan, memengaruhi, fungsi proses pengembangan mental, adaptasi lingkungan dan fungsi memanipulasi lingkungan. Secara lebih khusus media massa mempunyai fungsi, yaitu fungsi meyakinkan, menganugerahkan status, membius, menciptakan rasa kebersatuan, privitasi dan hubungan parasosial.





BAB 4
PENUTUP
4.1  Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa manfaat media massa dalam kehidupan sehari-hari adalah :
1.    Untuk melindungi hak rakyat, sebab media massa bertugas sebagai (watchdog) atau penjaga yang mengawasi pemerintah. Melalui pers rakyat dapat menyampaikan opininya kepada pemerintah.
2.    Untuk memberdayakan ekonomi nasional, media massa sebagai sarana promosi usaha.
3.    Sebagai sarana hiburan : dengan membaca/melihat informasi media massa, terutama dalam beberapa jenis tayangan tertentu (infotainment, hiburan). kita bisa menjadi rileks dan terhibur.
4.    Sebagai sarana sosialisasi : media dapat digunakan untuk menyebarkan ide, kebijakan dan aturan-aturan baru yang ada di masyarakat. Dengan mengkonsumsi informasi media massa secara tidak langsung, kita terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang terjadi di masyarakat.
5.    Sebagai sarana pendidikan : media massa memberikan informasi yang membantu kita mendapatkan pengetahuan lebih





DAFTAR PUSTAKA

Purwanto,Bambang Tri dan H.S Sunardi.2013.Membangun Wawasan Kewarganegaraan.Solo:Platinum
http://fannyecoli.blogspot.com/2014/01/makalah-media-massa-dalam-kehidupan.html
http://ng-aze.blogspot.com/2009/03/ringkasan-materi-manfaat-media-massa.html
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/skom4315/f1b.html
http://yongkikurniawan27.blogspot.com/2014/03/contoh-kata-pengantar.html
http://yongkikurniawan27.blogspot.com/2014/12/makalah-pemanfaatan-media-massa-dalam.html

Audio dan Scipt Percakapan Bahasa Inggris

Sunday, 15 June 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
Niel and Lie
Neil: Hello and welcome to The English We Speak, I'm Neil.
Li: And I'm Li. Neil, is that a new watch?
Neil: Yes I got it from my parents.
Li: Oh that's nice.
Neil: Did I tell you I'm going on holiday soon?
Li: No, where?
Neil: To Hawaii.
Li: Wow, how can you afford a holiday to Hawaii?
Neil: My in-laws paid for it. We told them it was too expensive but, you know, we just need a holiday.
Li: Hmm… so your in-laws have paid for your holiday too…
Neil: I'm thinking of giving up work actually, Li.
Li: Giving up work? What about the cost of living?
Neil: Oh my wife can work. You know what, Li? I really need to move into a bigger house in a nicer part of London.
Li: But you just said you're going to give up work! How can you afford a new house if you have no job?
Neil: My grandparents will give me some money. They always do.
Li: Neil, there's a word for people like you. You're a sponger!
Neil: A sponger!? How rude!

A: When I was at university I had no money at all. I had to buy second-hand clothes and I could never afford to go out for a meal even though I had a part-time job.
B: Yeah me too, but there were all these other students with cars and designer labels eating in expensive restaurants all paid for by Daddy.
A: What a bunch of spongers.
B: Yeah.

Li: A sponger is a person who gets money, food and other things from other people without paying. Often it's used very negatively to describe people who live off state benefits.
Neil: Just like a sponge.
Li: Yes, a sponge.
Neil: A sponge soaks up the water all around it. A sponger soaks up gifts, food and money without working. And it can also be used as a verb – to sponge off someone.
Li: It's also a verb 'to sponge off someone.' Be careful to use the word 'off' with this verb.
Neil: Whether it's a verb or a noun, it's still not a nice thing to say about someone, Li.
Li: Well I'm sorry to be rude, but it's true – you are a sponger.
Neil: You're right. I'm a sponger but I'm proud of it. Do you fancy taking me out for dinner? There's a fantastic restaurant I've been meaning to go to. It's very expensive, but you can afford it Li.
Li: He's trying to sponge a meal off me! What a sponger…

Audionya Download Disini

Materi dan Contoh Saol Report Text dan Narrative Text

Saturday, 14 June 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
Report Text
Definition of Report
Report is a text which presents information about something, as it is. It is as a result of systematic observation and analysis

Generic Structure of Report

1. General classification: Stating classification of general aspect of thing; animal, public place, plant, etc

which will be discussed in general
2. Description: Describing the thing which will be discussed in detail; part per part , customs or deed for living creature and usage for materials

Language Feature of Report

• Introducing group or general aspect
• Using conditional logical connection; when, so, etc
• Using simple present tense


Gold
Gold is a precious metal. Gold is used as ornaments or as money.
Gold is found in many places, but in a small supply. It is often found on the surface of the earth. Since gold is a heavy substance, it is sometimes found loose on the bottom of rivers. The gold is found together with sand and rocks, and must be separated from them. It is simple to search for this type of gold.
It is not usually necessary to drill for gold, but when a layer of gold is located deep below the surface of the earth, it is possible to drill a hole into the ground. Engineers have developed modern process for removing gold from rocks.

Since gold is not very hard, it is sometimes melted and added to other substances for making rings, coins, and art objects. It will be priced forever because it is beautiful, rare, and useful.
1. The following are associated with gold, EXCEPT …..?
a. useful                       b. Precious                   c. Beautiful     
d. Expensive    e. unnecessary
2. The text above is mainly intended to …. about gold.
a. discuss                     b. Classify                   c. Describe      
d. Elaborate     e. document
3. “It will be priced forever because….” (Paragraph 4)
      The underlined word means ……?
a. valuable                   b. Worthless                  c. interesting
d. wonderful              e. eye catching

Dolphins
For many years, many people believed that the cleverest animals after man were the chimpanzees. Now, however, there is proof that dolphins may be even cleverer than these big apes.
Although a dolphin lives in the sea it is not a fish. It is a mammal. It is in many ways, therefore, like a human being.
Dolphins have a simple language. They are able to talk to one another. It may be possible for man to learn how to talk to dolphins. But this will not be easy because dolphins cannot hear the kind of sounds man can make. If man wants to talk to dolphins, therefore, he will have to make a third language which both he and the dolphins can understand.
Dolphins are also very friendly toward man. They often follow ships. There are many stories about dolphins guiding ships through difficult and dangerous water.
4. The fourth paragraph tells us …..?
A. how dolphins help man                   B. how genius the dolphins are
C. how friendly man to dolphins                     D. how diligent the dolphins are
E. how difficult the problems faced by dolphins
5. Which statement is TRUE...........?
A. Dolphins are fish                            B. Dolphins are kind-heated animals
C. Dolphins’ sense of hearing is very sharp
D. Chimpanzees are the cleverest animals in the world
E. The big apes are regarded as the most intelligent animals.



Narrative Text
Definition of Narrative
Narrative is a text focusing specific participants. Its social function is to tell stories or past events and entertain the readers.

Generic Structure of Narrative
A narrative text consists of the following structure:
  1. Orientation: Introducing the participants and informing the time and the place
  2. Complication: Describing the rising crises which the participants have to do with
  3. Resolution: Showing the way of participant to solve the crises, better or worse
Language Features of Narrative
  • Using processes verbs
  • Using temporal conjunction
  • Using Simple Past Tense

Learning English
Learning English through music and songs can be very enjoyable. You can mix pleasure with learning when you listen to a song and exploit the song as a means to your English progress. Some underlying reason can be drawn to support the idea why we use songs in language learning.
Firstly, “the song stuck in my head” Phenomenon (the echoing in our minds of the last song we heard after leaving a restaurant, shopping malls, etc) can be both enjoyable and sometimes unnerving. This phenomenon also seems to reinforce the idea that songs work on our short-and-long term memory.
Secondly, songs in general also use simple conversational language, with a lot of repetition, which is just what many learners look for sample text. The fact that they are effective makes them many times more motivating than other text. Although usually simple, some songs can be quite complex syntactically, lexically and poetically, and can be analyzed in the same way as any other literary sample. 
Furthermore, song can be appropriated by listener for their own purpose. Most pop songs and probably many other types don’t have precise people, place or time reference.
In addition, songs are relaxing. They provide variety and fun, and encourage harmony within oneself and within one group. Little wonder they are important tools in sustaining culture, religion, patriotism and yeas, even revolution.
Last but not least, there are many learning activities we can do with songs such as studying grammar, practicing selective listening comprehension, translating songs, learning vocabulary, spelling, and culture.
From the elaboration above, it can be concluded that learning through music and songs, learning English can be enjoyable and fun

1. What is the text about ….
a. Music listeners                                             c. The phenomenon       e. Very enjoyable music
b. Using songs in language learning                 d. Learning songs

2. Based on the text, there are …. reasons for using songs in learning language
a. 4                   b. 6                   c. 2                   d. 5                   e. 3

3. “They provide variety and fun, and encourage harmony within oneself and within one group.”
    The underlined word refers to ….
a. Learners        b. People          c. Song             d. Activities       e. Groups

Smoking in Restaurant

Smoking in restaurants is just not on. It must not be allowed because it is rude, harmful to others and dangerous for the smokers.
Firstly, smoking in a restaurant is impolite. The smell of the smoke affects all people and can turn them off their food. People pay to taste good food and not to be put off by foul smelling smoke.
Another reason smoking should not be allowed in restaurant is the harm it can do to others. Passive smoking that is breathing in smoke made by a smoker can lead to asthma attacks and even cancer.
Finally, smoking is dangerous and a health risk to the smokers. Cigarettes cause heart and lung disease and people should not smoke anywhere, not just in restaurants.
Therefore, smoking in restaurants is impolite, harmful to others and a health risk to the smokers and should not be allowed in any restaurants.

4. Smoking in the restaurants must be avoided because……
a. All answers are correct
b. It’s dangerous to the smokers
c.It is impolite
d. It can cause hearth and lung disease
e. It is harmful to others

5. We have many reasons to say that smoking must be avoided. The word reasons mean…..
                                    a. point of view              b. argument       c. reinforcement             d. statement      e. conclusion    

DETERMINERS OF QUANTITY

Thursday, 22 May 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
when we talk about the quantity of something, we use few , little, many, much , a lot of and lots of.
we use these determiners with countable and uncountable nouns.
1. countable nouns
we use:
- many
- a lot of
-lots of
-few
- a few
2. uncountable nouns
we use
- much
- a lot of
-lots of
-little
- a little
here are some examples
only a few people came to her birthday party.
there is only a little water left.
I want a little bit of chocolate.
how many tourists visit Bali each year?

                                                                                                                      @Yongki_Kurniaa




Bahasa Indonesia(Paragraf)

Monday, 12 May 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :

Contoh Dialog Expressing of Sadness

Friday, 25 April 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
Lihat dan Download Vidionya di bawah ini
Contoh Dialog Expressinf of Sadness

Decriptions of Obama

Tuesday, 22 April 2014
Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
1. He is barack obama

2. He is the President of the United States to-44 are currently being served

3. He is the first African American to occupy that office

4. Obama is a graduate of Columbia University and Harvard Law School, where he became president of the Harvard Law Review

5. He was once a community organizer in Chicago before getting his law degree

6. He worked as a civil rights attorney in Chicago and taught constitutional law at the University of Chicago Law School from 1992 to 2004

7. He was three times representing the 13th District in the Illinois Senate from 1997 to 2004, but did not qualify to stage the United States House of Representatives in 2000.

8. In 2004, Obama received national attention while campaigning represent Illinois in the Senate of the United States

9. He began his presidential campaign in 2007, and in 2008

10. Obama won a majority of the delegates in the preliminary election to become the Democratic presidential candidate

11. He then defeated Republican candidate John McCain in the 2008 presidential elections

12. Obama was sworn in as president on January 20, 2009

Contoh Laporan Wawancara

Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
Laporan Wawancara

Tema                : Kebugaran Jasmani dan Rohani

Narasumber            : Bapak Welly (Guru Olahraga)

Pewawancara            : Alivia Nur Meiliza           (01)

                    Nur Layla Alawiyah        (20)

                  Nurul Hidayati                (23)

Tempat  Kegiatan        : Kopsis SMA NEGERI I Kencong

Tanggal / Waktu                   : 07 Maret 2013 / 10.49 WIB


Daftar Pertanyaan               :

Pewancara                    : “ Olahraga apa yang paling mudah kita lakukan dalam sehari-hari pak ?”

Narasumber                 : “ Olahraga apa saja pada dasarnya sangat mudah, tetapi yang paling mudah

                                     kita lakukan adalah bersepeda.”

Pewancara                   : “ Menurut Bapak, kapan olahraga yang baik itu dapat kita lakukan ?”

Narasumber                 : “ Dilakukan saat pagi sesudah bangun tidur. Mulai jam 05.00 pagi sampai 10.00

                                     siang, pada jam-jam tersebut sangat cocok untuk melakukan olahraga. Karena

                                    sinar matahari masih mengandung Vitamin D yang baik bagi tubuh kita, minimal

                                     dilakukan 2 kali sehari. Usahakan tidak berolahraga pada malam hari.

Pewancara                    : “Mengapa demikian pak ?”

Narasumber                 : “ Karena pada malam hari yang keluar itu bukannya oksigen melainkan

                                     Karbondioksida, yang kurang baik di hirup oleh manusia.”

Pewancara                    : “ Dimana tempat yang tepat untuk melakukan olahraga pak ?”

Narasumber                 : “ Tentunya di lapangan, bisa juga di gedung .”
HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI

Dasar Negara
¡ Pengertian
Asal kata dari :
dasar : fondamen/pondasi

berdasarkan : memakai sebagai dasar,bersumber pada …..
Jadi Dasar negara berarti : pondasi bagi berdirinya suatu negara, sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau sumber segala peraturan yang ada dalam suatu negara
• Apa dasar negara kita? Pancasila

Proses pembuatan Pancasila sebagai dasar negara
*.BPUPKI (sidang I 29 Mei – 1 Juni 1945)
Tuj : merumuskan dasar negara
Tanggapan /usulan:
29 Mei Muh. Yamin usul 5 ranc dasar negara
31 Mei Soepomo usul 5 rancangan dasar negara
1 Juni Soekarno usul:
5 rancangan dasar Negara, usulannya bernama Pancasila
3 rancangan dasar Negara,usulannya bernama Trisila
1 rancangan dasar Negara,usulan bernama Ekasila

Dibentuk Panitia Kecil (Panitia 9) bertugas merumuskan rancangan dasar negara menjadi dasar negara. Hasil dari panitia kecil , adalah Piagam jakarta(22 Juni 1945)diberi nama Pancasila.
Disyahkan menjadi dasar negara oleh PPKI : Tgl 18 Agustus 1945 (Terdapat pd alinea IV Pemb UUD 45)

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara
§ Sebagai ideologi negara
patokan berperilaku, jiwa dan kepribadian bangsa
§ Sumber dari segala sumber hukum
Setiap produk hukum harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila
§ Sebagai pandangan hidup bangsa
pegangan dalam berpikir dan memutuskan sesuatu

Konstitusi Negara
Asal kata Konstitusi
Bhs Latin (Constituere) menetapkan dan menentukan
Bhs Bld (grondwet) undang-undang
• Konstitusi Diartikan sebagai:
Peraturan yang mengatur suatu negara, baik yang tertulis maupun tidak tertulis
Konstitusi,dalam perkembangan dipahami identik dengan UUD.

Kapan UUD 45 Dibuat?
Pada sidang II BPUPKI (10 – 16 Juli 1945).
Disyahkan oleh PPKI resmi 18 Agustus 1945
Tujuan dibuat konstitusi
§ Untuk mengatur organisasi negara dan lembaga-lembaga pemerintahan
§ Untuk membatasi dan mengontrol tindakanpemerintahan agar tidak berlaku
sewenang-wenang.
Konstitusi Indonesia merupakan alat untuk melaksanakan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan kenegaraan

Konstitusi Negara
Nilai konstitusi
Dimaksud nilai adalah : sesuatu yang dianggap baik untk dilaksanakan.
Dilihat dari sejauh mana tanggapan masyarakat terhadap konstitusi yang dibuat oleh Negara maka ada 3nilai yang bisa dikemukakan di sini yaitu
1. Normatif
Bila pelaksanaan konstitusi ini memperoleh dukungan rakyat dan
Dilaksanakan secara sempurna
2. Nominal
Bila pelaksanaan konstitusi ini dalam batas tertentu berlaku walau Tidak
sempurna
3. Semantik
Bila konstitusi ini berlaku hanya formalitas Dipergunakan untuk
kepentingan Penguasa


Hubungan Dasar negara Dengan Konstitusi
¡ Berhubungan sangat erat, konstitusi lahir merupakan usaha untuk melaksanakan
dasar negara.
¡ Dasar negara memuat norma-norma ideal, yang penjabarannya dirumuskan dalam
pasal-pasal oleh UUD (Konstitusi)
¡ Merupakan satu kesatuan utuh, dimana dalam Pembukaan UUD 45 tercantum dasar
negara Pancasila, melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan
dasar negara


UUD 45
•Sistematika UUD 45 terdiri dari
a. Pembukaan
b. Batang Tubuh
c. Penjelasan
• Sifatnya singkat (kalimat tiap pasalnya tidak panjang)dan luwes (mengikuti jaman)
• Batang Tubuh Bisa dirubah asal syarat terpenuhi :
diusulkan ≥ 2/3 anggota MPR
putusan disetujui ≥2/3 anggota yang hadir
• Kenyataan Batang Tubuh UUD 45, skr sudah diamandeman 4x
Amandemen I (14-21 Okt 1999)
Amandemen II ( 7-8 Agust 2000)
Amandemen III (1-9 Nov 2001)
Amandemen IV (1-11 Agust 2002)


Kedudukan dan Hub Pembukaan UUD 45 Dgn Batang Tubuh UUD 45
• Pembukaan UUD 45 mempunyai kedudukan Lebih tinggi dibanding BT, alasannya
Dalam Pembukaan terdapat :
1. dasar negara (Pancasila)
2. Fungsi dan tujuan bangsa Indonesia
3. Bentuk negara Indonesia (republik)
• Pembukaan tidak bisa diubah, mengubah sama saja membubarkan negara, sedangkan BT
bisa diubah(diamandeman)
• Dalam sistem tata hukum RI, Pembukaan UUD 45 memenuhi kedudukan sebagai pokok
kaidah negara yang fundamental, alasan:
1. dibuat oleh pendiri negara (PPKI)
2. pernyataan lahirnya sebagai bangsa yang mandiri
3. memuat asas rohani (Pancasila), asas politik negara (republik berkedaulatan
rakyat), dan tujuan negara (jadi negara adil makmur)
4. memuat ketentuan yang menetapkan ada nya suatu UUD. 

   2.   Kedudukan Pembukaan UUD 1945.

Pembukaan UUD 1945 merupakan inti atau kristalisasi dari pikiran atau gagasan bernas dari para pendiri Negara (dhe founding farmers). Pembukaan UUD juga merupakan hasil perjuangan dari para pendiri Negara dalam upaya memeberikan landasan yang kokoh bagi Negara republic Indonesia agar mampu bertahan lama, tidak hanya untuk puluhan tahun melainkan untuk ratusan tahun. Pembukaan UUD 1945 memuat rumusan dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu kedudukan UUD 1945 sangatlah tinggi. Pembukaan UUD 1945 memilki kedudukan sebagai tertib hukum tertinggi. Selain itu, pembukaan UUD juga merupakan pokok kaidah Negara yang fundamental. Pada saat pemerintah melaksanakan amandemen terhadap UUD 1945, satu-satunya unsur dalam sistematika UUD 1945 yang tidak diamandemen adalah Pembukaan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 mungkin dapat dianggap sebagai preambule yang lengkap karena memenuhi unsur-unsur politik, religious, moral dan mengandung ideology Negara (state ideyologi), yaitu pancasila. Pada pembukaan UUD 1945 pula itulah terdapat pancasila secara formal yuridis. Dari sudut pandang ilmu hukum walaupun UUD 1945 merupakan hukum dasar Negara Indonesia yang tertulis, pembukaan UUD 1945 mempunyai kedudukan diatas UUD yang terdiri atas pasal-pasal. Pembukaan UUD mempunyai kedudukan tetap tidak dapat berubah. karena, mengubah isi pembukaan berarti sama dengan membubarkan Negara. Kehidupan bernegara bangsa Indonesia sejak awalnya dengan sadar juga didasarkan pada konstitusi. Hal itu tampak dari pembukaan UUD 1945 yang telah direncanakan sebelum dilakukannya proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Kalimat induk alinea IV pembukaan itu antara Iain menyatakan “…maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD Negara Indonesia…” kalimat induk disusul oleh anak kalimat yang menyatakan “…yang terbentuk dalam suatu susunan Negara republic Indonesia yang berkedaulatan rakyat…” dari dua kalimat itu tampak bahwa sejak awal bernegara bangsa Indonesia menganut konstitusionalisme yang nasional itu tampak dari kemerdekaan yang disusun dalam UUD adalah kemerdekaan kenabangsaan. Adapun konstitusionalisme yang demokratis itu tampak dari sifat UUD Negara yang berbentuk republic dan berkedaulatan rakyat. Pernayatan serupa juga terdapat dalam mukadimah konstitusi Negara republic Indonesia serikat dan mukadimah UUD sementara. Dalam kedua mukadimah itu dinyatakan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia itu disusun dalam suatu piagam yaitu UUD. Untuk mengetahui apakah UUD 1945 merupakan mkonstitusi yang demokratis dapat diukur dengan mempertanyakan kekuasaan pemerintah ditetapkan dalam UU.

Ø Isi kedudukan pembukaan UUD 1945 :

Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut :

1.      Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, segala bentuk penjajahan harus dihapuskan, dan bangsa Indonesia perlu membantu bangsa-bangsa lain yang ingin merdeka.

2.      Perjuangan bangsa Indonesia telah sampai kepada saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan, kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan, perlu upaya mengisi kemerdekaan.

3.      Kemerdekaan yang yang diperoleh oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai Rahmat Allah YMK, bahwa kemerdekaan Indonesia dimotivasi juga oleh keinginan luhur untuk menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan.

4.      Terdapat tujuan negara, mengatur kehidupan negara, bentuk pemerintahan dan dasar negara.

  

3.   Makna alinea dalam Pembukaan UUD 1945

Pembukaan UUD 1945 terdiri empat alinea. Keempat alinea tersebut mamiliki makna masing-masing. Adapun makna alinea-alinea dalam pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut :

a.      Alinea pertama

1)      Pada alinea pertama terkandung suatu dalil objektif, yaitu penjajahan tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan prikeadilan. Oleh karena itu, penjajahan harus dihapus atau agar semua bangsa didunia dapat mendapatkan hak kemerdekaannya sebagai bentuk penerapan dan penegakan HAM.

2)      Alinea ini juga mengandung peryataan subjektif, yaitu partisipasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan  diri dari penjajahan.

b.      Alinea kedua

Alinea kedua mengandung adanya ketetapan dan ketajaman penilaian yang menunjukan bahwa :

1)      Perjuangan pergerakan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan

2)      Momentum yang telah dicapai hurus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan

3)      Kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir, melainkan masih harus diisi dengan mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil, dan makmur

c.       Alinea ketiga

Alinea tiga menggambarkan adanya keinginan kehidupan yang berkesinambungan, keseimbangan antara kehidupan sprritual dan material, serta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Alinea ini memuat tentang :

1)      Motivasi spiritual yang luhur serta suatu pengukuhan dari proklamasi kemerdekaan.

2)      Ketakwaan bangsa indoneia terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat hidayah-nya-lah bangsa Indonesia berhasil dalam mencapai kemerdekaan

d.      Alinea keempat

1)      Fungsi sekaligus tujuan bangsa Indonesia, yaitu :

a)      Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia

b)      Memajukan kesejateraan umum

c)      Mencerdaskan kehidupan bangsa

d)      Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social.

2)      Susunan dan bentuk Negara, yaitu Repoblik Kesatuan

3)      Sistim pemerintahan Negara, yaitu berkedaulatan rakyat (demokrasi)

4)     Dasar Negara yaitu Pancasila


4.Sikap positif terhadap konstitusi negara

    1. Pengerti an • Setiap warga negara harus mampu menunjukkan loyalitas terhadap negara • Dapat berbentuk seperti menjunjung tinggi konstitusi negaraSikap positif yang mungkin dapat dilakukan
    2. — Mampu mempertahankan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara— Dapat mengamankan serta dapat mengimplementasikan UUD NKRI tahun 1945 dalam kehidupan sehari – hari— Mampu menyosialisasikan UUD 1945 dalam berbagai lingkungan kehidupan— Mampu menjadikan UUD 1945 sebagai pedoman penyelesaian dalam setiap persoalan ketatanegaraan— Bersikap konstitutif dalam setiap penyelesaian persoalan bangsa— Menghindari sikap dan tindakan yang inkonstitusional yang melanggar nilai – nilai demokrasi

HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI

Dasar Negara
¡ Pengertian
Asal kata dari :
dasar : fondamen/pondasi

berdasarkan : memakai sebagai dasar,bersumber pada …..
Jadi Dasar negara berarti : pondasi bagi berdirinya suatu negara, sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau sumber segala peraturan yang ada dalam suatu negara
• Apa dasar negara kita? Pancasila

Proses pembuatan Pancasila sebagai dasar negara
*.BPUPKI (sidang I 29 Mei – 1 Juni 1945)
Tuj : merumuskan dasar negara
Tanggapan /usulan:
29 Mei Muh. Yamin usul 5 ranc dasar negara
31 Mei Soepomo usul 5 rancangan dasar negara
1 Juni Soekarno usul:
5 rancangan dasar Negara, usulannya bernama Pancasila
3 rancangan dasar Negara,usulannya bernama Trisila
1 rancangan dasar Negara,usulan bernama Ekasila

Dibentuk Panitia Kecil (Panitia 9) bertugas merumuskan rancangan dasar negara menjadi dasar negara. Hasil dari panitia kecil , adalah Piagam jakarta(22 Juni 1945)diberi nama Pancasila.
Disyahkan menjadi dasar negara oleh PPKI : Tgl 18 Agustus 1945 (Terdapat pd alinea IV Pemb UUD 45)

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara
§ Sebagai ideologi negara
patokan berperilaku, jiwa dan kepribadian bangsa
§ Sumber dari segala sumber hukum
Setiap produk hukum harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila
§ Sebagai pandangan hidup bangsa
pegangan dalam berpikir dan memutuskan sesuatu

Konstitusi Negara
Asal kata Konstitusi
Bhs Latin (Constituere) menetapkan dan menentukan
Bhs Bld (grondwet) undang-undang
• Konstitusi Diartikan sebagai:
Peraturan yang mengatur suatu negara, baik yang tertulis maupun tidak tertulis
Konstitusi,dalam perkembangan dipahami identik dengan UUD.

Kapan UUD 45 Dibuat?
Pada sidang II BPUPKI (10 – 16 Juli 1945).
Disyahkan oleh PPKI resmi 18 Agustus 1945
Tujuan dibuat konstitusi
§ Untuk mengatur organisasi negara dan lembaga-lembaga pemerintahan
§ Untuk membatasi dan mengontrol tindakanpemerintahan agar tidak berlaku
sewenang-wenang.
Konstitusi Indonesia merupakan alat untuk melaksanakan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan kenegaraan

Konstitusi Negara
Nilai konstitusi
Dimaksud nilai adalah : sesuatu yang dianggap baik untk dilaksanakan.
Dilihat dari sejauh mana tanggapan masyarakat terhadap konstitusi yang dibuat oleh Negara maka ada 3nilai yang bisa dikemukakan di sini yaitu
1. Normatif
Bila pelaksanaan konstitusi ini memperoleh dukungan rakyat dan
Dilaksanakan secara sempurna
2. Nominal
Bila pelaksanaan konstitusi ini dalam batas tertentu berlaku walau Tidak
sempurna
3. Semantik
Bila konstitusi ini berlaku hanya formalitas Dipergunakan untuk
kepentingan Penguasa


Hubungan Dasar negara Dengan Konstitusi
¡ Berhubungan sangat erat, konstitusi lahir merupakan usaha untuk melaksanakan
dasar negara.
¡ Dasar negara memuat norma-norma ideal, yang penjabarannya dirumuskan dalam
pasal-pasal oleh UUD (Konstitusi)
¡ Merupakan satu kesatuan utuh, dimana dalam Pembukaan UUD 45 tercantum dasar
negara Pancasila, melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan
dasar negara


UUD 45
•Sistematika UUD 45 terdiri dari
a. Pembukaan
b. Batang Tubuh
c. Penjelasan
• Sifatnya singkat (kalimat tiap pasalnya tidak panjang)dan luwes (mengikuti jaman)
• Batang Tubuh Bisa dirubah asal syarat terpenuhi :
diusulkan ≥ 2/3 anggota MPR
putusan disetujui ≥2/3 anggota yang hadir
• Kenyataan Batang Tubuh UUD 45, skr sudah diamandeman 4x
Amandemen I (14-21 Okt 1999)
Amandemen II ( 7-8 Agust 2000)
Amandemen III (1-9 Nov 2001)
Amandemen IV (1-11 Agust 2002)


Kedudukan dan Hub Pembukaan UUD 45 Dgn Batang Tubuh UUD 45
• Pembukaan UUD 45 mempunyai kedudukan Lebih tinggi dibanding BT, alasannya
Dalam Pembukaan terdapat :
1. dasar negara (Pancasila)
2. Fungsi dan tujuan bangsa Indonesia
3. Bentuk negara Indonesia (republik)
• Pembukaan tidak bisa diubah, mengubah sama saja membubarkan negara, sedangkan BT
bisa diubah(diamandeman)
• Dalam sistem tata hukum RI, Pembukaan UUD 45 memenuhi kedudukan sebagai pokok
kaidah negara yang fundamental, alasan:
1. dibuat oleh pendiri negara (PPKI)
2. pernyataan lahirnya sebagai bangsa yang mandiri
3. memuat asas rohani (Pancasila), asas politik negara (republik berkedaulatan
rakyat), dan tujuan negara (jadi negara adil makmur)
4. memuat ketentuan yang menetapkan ada nya suatu UUD. 

   2.   Kedudukan Pembukaan UUD 1945.

Pembukaan UUD 1945 merupakan inti atau kristalisasi dari pikiran atau gagasan bernas dari para pendiri Negara (dhe founding farmers). Pembukaan UUD juga merupakan hasil perjuangan dari para pendiri Negara dalam upaya memeberikan landasan yang kokoh bagi Negara republic Indonesia agar mampu bertahan lama, tidak hanya untuk puluhan tahun melainkan untuk ratusan tahun. Pembukaan UUD 1945 memuat rumusan dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu kedudukan UUD 1945 sangatlah tinggi. Pembukaan UUD 1945 memilki kedudukan sebagai tertib hukum tertinggi. Selain itu, pembukaan UUD juga merupakan pokok kaidah Negara yang fundamental. Pada saat pemerintah melaksanakan amandemen terhadap UUD 1945, satu-satunya unsur dalam sistematika UUD 1945 yang tidak diamandemen adalah Pembukaan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 mungkin dapat dianggap sebagai preambule yang lengkap karena memenuhi unsur-unsur politik, religious, moral dan mengandung ideology Negara (state ideyologi), yaitu pancasila. Pada pembukaan UUD 1945 pula itulah terdapat pancasila secara formal yuridis. Dari sudut pandang ilmu hukum walaupun UUD 1945 merupakan hukum dasar Negara Indonesia yang tertulis, pembukaan UUD 1945 mempunyai kedudukan diatas UUD yang terdiri atas pasal-pasal. Pembukaan UUD mempunyai kedudukan tetap tidak dapat berubah. karena, mengubah isi pembukaan berarti sama dengan membubarkan Negara. Kehidupan bernegara bangsa Indonesia sejak awalnya dengan sadar juga didasarkan pada konstitusi. Hal itu tampak dari pembukaan UUD 1945 yang telah direncanakan sebelum dilakukannya proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Kalimat induk alinea IV pembukaan itu antara Iain menyatakan “…maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD Negara Indonesia…” kalimat induk disusul oleh anak kalimat yang menyatakan “…yang terbentuk dalam suatu susunan Negara republic Indonesia yang berkedaulatan rakyat…” dari dua kalimat itu tampak bahwa sejak awal bernegara bangsa Indonesia menganut konstitusionalisme yang nasional itu tampak dari kemerdekaan yang disusun dalam UUD adalah kemerdekaan kenabangsaan. Adapun konstitusionalisme yang demokratis itu tampak dari sifat UUD Negara yang berbentuk republic dan berkedaulatan rakyat. Pernayatan serupa juga terdapat dalam mukadimah konstitusi Negara republic Indonesia serikat dan mukadimah UUD sementara. Dalam kedua mukadimah itu dinyatakan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia itu disusun dalam suatu piagam yaitu UUD. Untuk mengetahui apakah UUD 1945 merupakan mkonstitusi yang demokratis dapat diukur dengan mempertanyakan kekuasaan pemerintah ditetapkan dalam UU.

Ø Isi kedudukan pembukaan UUD 1945 :

Pembukaan UUD 1945 memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut :

1.      Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, segala bentuk penjajahan harus dihapuskan, dan bangsa Indonesia perlu membantu bangsa-bangsa lain yang ingin merdeka.

2.      Perjuangan bangsa Indonesia telah sampai kepada saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan, kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan, perlu upaya mengisi kemerdekaan.

3.      Kemerdekaan yang yang diperoleh oleh bangsa Indonesia diyakini sebagai Rahmat Allah YMK, bahwa kemerdekaan Indonesia dimotivasi juga oleh keinginan luhur untuk menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan.

4.      Terdapat tujuan negara, mengatur kehidupan negara, bentuk pemerintahan dan dasar negara.

  

3.   Makna alinea dalam Pembukaan UUD 1945

Pembukaan UUD 1945 terdiri empat alinea. Keempat alinea tersebut mamiliki makna masing-masing. Adapun makna alinea-alinea dalam pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut :

a.      Alinea pertama

1)      Pada alinea pertama terkandung suatu dalil objektif, yaitu penjajahan tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan prikeadilan. Oleh karena itu, penjajahan harus dihapus atau agar semua bangsa didunia dapat mendapatkan hak kemerdekaannya sebagai bentuk penerapan dan penegakan HAM.

2)      Alinea ini juga mengandung peryataan subjektif, yaitu partisipasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan  diri dari penjajahan.

b.      Alinea kedua

Alinea kedua mengandung adanya ketetapan dan ketajaman penilaian yang menunjukan bahwa :

1)      Perjuangan pergerakan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan

2)      Momentum yang telah dicapai hurus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan

3)      Kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir, melainkan masih harus diisi dengan mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil, dan makmur

c.       Alinea ketiga

Alinea tiga menggambarkan adanya keinginan kehidupan yang berkesinambungan, keseimbangan antara kehidupan sprritual dan material, serta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Alinea ini memuat tentang :

1)      Motivasi spiritual yang luhur serta suatu pengukuhan dari proklamasi kemerdekaan.

2)      Ketakwaan bangsa indoneia terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat hidayah-nya-lah bangsa Indonesia berhasil dalam mencapai kemerdekaan

d.      Alinea keempat

1)      Fungsi sekaligus tujuan bangsa Indonesia, yaitu :

a)      Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia

b)      Memajukan kesejateraan umum

c)      Mencerdaskan kehidupan bangsa

d)      Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social.

2)      Susunan dan bentuk Negara, yaitu Repoblik Kesatuan

3)      Sistim pemerintahan Negara, yaitu berkedaulatan rakyat (demokrasi)

4)     Dasar Negara yaitu Pancasila


4.Sikap positif terhadap konstitusi negara

    1. Pengerti an • Setiap warga negara harus mampu menunjukkan loyalitas terhadap negara • Dapat berbentuk seperti menjunjung tinggi konstitusi negaraSikap positif yang mungkin dapat dilakukan
    2. — Mampu mempertahankan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara— Dapat mengamankan serta dapat mengimplementasikan UUD NKRI tahun 1945 dalam kehidupan sehari – hari— Mampu menyosialisasikan UUD 1945 dalam berbagai lingkungan kehidupan— Mampu menjadikan UUD 1945 sebagai pedoman penyelesaian dalam setiap persoalan ketatanegaraan— Bersikap konstitutif dalam setiap penyelesaian persoalan bangsa— Menghindari sikap dan tindakan yang inkonstitusional yang melanggar nilai – nilai demokrasi

Direct and Indirect Speech

Posted by Yongki Aji Kurniawan
Tag :
1. Perubahan Stuktur kalimat

Jika kita lihat pada kalimat direct speech, terdapat ciri-ciri yang identik yaitu terdapat tanda petik ("). Tada petik tersebut merupakan cara yang sering digunakan untuk membedakan mana yang direct atau yang indirect.

Ketika klimat direct speech tersebut dirubah menjadi kalimat indirect speech, tanda petik tersebut pun dihilangkan atau digantikan dengan kata "that" atau "to" (untuk kalimat perintah). Misalnya:

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

He said, "I have a present for you in my bag."
   

He said that he had a present for me in his bag.

02
   

He asked me, "why do you come late."
   

He asked me why I came late.

03
   

He ordered me, "don't bring a bag."
   

He ordered me to didn't bring a bag.

Perubahan struktur kalimat juga terjadi jika pada direct speech menggunakan kalimat tanya, maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif (berita).

Untuk kalimat direct speech yang menggunakan kalimat tanya "yes-no question" maka akan dirubah menjadi if/whether. Contohnya:

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

They asked me, "Do you want to join us to play football?"
   

They asked me if/whether I want to join them to play football.

02
   

He asked me, "Does she want to mary me?"
   

He asked me if/whether she wants to mary her.

Untuk kalimat direct speech yang menggunakan 5W1H question (Why, Who, What, When, WHere, How), maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif dengan cara sebagai berikut:

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

He asked me, "why do you come late?"
   

He asked me why you came late.

02
   

He asked me, "what does she eat?"
   

He asked me what she ate.

03
   

He asked me, "when did you come?"
   

He asked me when I came.

04
   

He asked me, "who are you?"
   

He asked me who I was.

05
   

He asked me, "who is she?"
   

He asked me who she was.

2. Perubahan Tensis (Tenses)

Seperti yang dijelaskan dimuka, perbuahan dari direct ke indirect juga mempengaruhi tensis yang digunakan. Kebanyakan siswa sulit memahami perubahan yang satu ini. Untuk itu, penulis sengaja membuatkan tabel perubahan tensis agar mudah dimengerti.

Di bawah ini adalah tabel Perubahan Tenses dari direct speech ke indirect speech.

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

Simple Present
   

Simple Past

02
   

Present Continuous
   

Past Continuous

03
   

Present Future
   

Past Future

04
   

Present Perfect
   

Past Perfect

05
   

Present Perfect Continuous
   

Past Perfect Continuous

06
   

Simple Past
   

Past Perfect

07
   

Past Continuous
   

Past Perfect Continuous

Atau bisa lebih dipermudah dengan tabel berikut di bawah ini, yaitu:

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

V1 (eat)
   

V2 (ate)

02
   

V2 (ate)
   

Had + V3 (had eaten)

03
   

Am/is/are
   

Was/were

04
   

Do/does
   

Did

05
   

Do/does not
   

Did not

06
   

Did not
   

Had not + V3

07
   

Was/were
   

Had been

08
   

Am/is/are + V-ing
   

Was/were + V-ing

09
   

Was/were +V-ing
   

Had been + V-ing

10
   

Has/have + V3
   

Had + V3

11
   

Will/shall/can/may/must
   

Would/should/could/might/had to

12
   

Could/might/should/would + V1/be
   

Could/might/should/would + have+ V3/been

3. Perubahan Pronoun

Perubahan pronoun dan possessive tergantung kepada sabjek dan objek yang dipakai di direct speech (kalimat langsung) yang tentunya mempengaruhi perubahan pronoun pada indirect speech (kalimat tidak langsung).

    Kata ganti orang pertama (I dan We) pada reporting speech (lihat penjelasan di awal) berubah sesuai subjek yang ada di reproted speech.

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

He said, ‘I am busy.’
   

He said that he was busy.

02
   

She said, ‘I am unwell.’
   

She said that she was unwell.

03
   

I said, ‘I will be late.’
   

I said that I would be late.

04
   

They said, ‘We will not permit this.’
   

They said that they would not permit that.

05
   

We said, ‘We need to buy some clothes.’
   

We said that we needed to buy some clothes.

    Kata ganti orang kedua (You) di reporting speech pada direct speech berubah sesuai objek pada reported speech.

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

He said to me, ‘You have to come with me.’
   

He told me that I had to go with him.

02
   

She said to me, ‘You can go.’
   

She told me that I could go.

03
   

She said to him, ‘You can go.’
   

She told him that he could go.

    Kata ganti orang ketiga (He, she, it dan they) pada direct speech tidak mengalami perubahan ketika dirubah ke indirect speech.

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

He said, ‘She is a good girl.’
   

He said that she was a good girl.

02
   

She said, ‘They have invited us.’
   

She said that they had invited them.

03
   

They said, ‘He does not have the necessary qualifications.’
   

They said that he did not have the necessary qualifications.

4. Perubahan Keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place)


Tidak cuma itu, dalam perubahan dari direct speech ke indirect speech juga mempengaruhi adverbs khusunya adverb of time (keterangan waktu) dan adverb of place (keterangan tempat). Untuk itu anda wajib memahami tabel di bawah ini.

No
   

Direct Speech
   

Indirect Speech

01
   

Now
   

Then

02
   

To day
   

That day

03
   

Tomorrow
   

The next day
The day after
The following day
A day later

04
   

Next ...
   

The ... after
The following ...

05
   

Last ...
   

The ... before
The Previous ...

06
   

... ago
   

... before
... earlier

07
   

Yesterday
   

The day before
The previous day
The preceeding day

08
   

The day before yesterday
   

Two day before

09
   

Here
   

There

10
   

This
   

That

11
   

These
   

Those


Di bawah ini adalah contoh-contoh direct dan indirect speech untuk menambah pemahaman mengenai penjelasan di atas.

   

Direct Speech
   

Indirect Speech

(+)
   

He said, “I have a present for you in my bag.here”
   

He said that he had a present for me in his bag there.

(-)
   

He said, “I do not have a present for you in my bag”
   

He said that he did not have a present for me in his bag.

(?)
   

He asked, “Do I have a present for you in my bag?”
   


He asked me if/whether he had a present for me in his bag.

(?)
   

He asked me, “ Why do I have to have a present for you in my bag?
   

 He asked me why he had to have a present for me in his bag.

(!)
   

He ordered/commanded me, “Bring my bag here now!”
   

He ordered/commanded me to bring his bag there then.

(!)
   

He ordered me, “Don’t bring your bag here!”
   

He ordered me not to bring my bag there.

http://www.belajarbahasainggris.us/2012/04/penjelasan-direct-dan-indirect-speech.html
Welcome to My Blog

Daftar Blog saya

My Biography

Nama : Yongki Aji Kurniawan
Umur : 18 Tahun
TTL : Jember,1 Juni 1997
Hoby : Olahraga(Basket,Futsal)
Cita2 : Pengusaha Sukses,PNS,Atlit,Photografer, Musisi
SD : SDN Karangrejo 2
SMP : SMP Negeri 1 Gumukmas
SMA : SMA Negeri 1 Kencong
Manajemen'15 UNEJ
Pengalaman Organisasi : Ketua PMR Kec.Gumukmas tahun 2008-2009,anggota Sie 4 OSIS SMPN 1 Gumukmas tahun 2009-2010,Koordinator Sie 4 OSIS SMPN 1 Gumukmas Tahun 2010-2011,anggota Sie 7 OSIS SMAN 1 Kencong tahun 2013-2014
Prestasi : Juara Kelas,Juara Harapan 2 kategori PP PMR Mula se Kab. Jember(2009), 3 besar Olimpiade MIPA se Kec. Gumukmas(2008), 20 Besar Olimpiade MIPA se Kab.Jember(2008),Peserta Olimpiade MIPA se Prof Jatim(2008),Peserta O2SN Bola Basket Kab.Jember(2012),urutan 2 O2SN Tolak Pluru(2012),Peserta OSN Fisika Kab.Jember(2012)
Idola : Cristiano Ronaldo,Gareth Bale, Iker Casillas
Status : Belum Kawin
FB : 1. Yongki Aji Kurniawan 2. Yongki AK
Twitter : 1. @Yongki_Kurniaa 2. @Yongki_AK31
Pin BBM : 5F76DE28
Line : Yongki_AK31
IG : @Yongki_AK31
WA : 081230202163

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Yongki Aji Kurniawan -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -